You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lagi, Reklame Liar Terpasang di Kawasan Kendali Ketat
photo Folmer - Beritajakarta.id

Reklame Liar Kembali Berdiri di Kawasan Hayam Wuruk

Reklame liar kembali muncul di kawasan kendali ketat Jalan Hayam Muruk, Jakarta Barat, tepatnya di seberang halte bus Transjakarta Glodok menuju Stasiun Kereta Api Jakarta Kota.

Materi reklame baru diganti pekan lalu. Saya tahu pas hari Sabtu kerja, ternyata isi reklame sudah berubah

Diduga, reklame berukuran sekitar 50 meter persegi yang memuat konten iklan produk minuman tersebut telah dipasang sejak Jumat (1/4) malam. 

Berdasarkan data yang diperoleh Beritajakarta.com, materi konten reklame yang berdiri di lokasi semula Go Green. Namun selang dua pekan kemudian, materi konten berubah menjadi iklan produk salah satu minuman.

Reklame Liar di Jl Gajah Mada-Hayam Wuruk Ditertibkan

Padahal, di dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 244 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Reklame di Ibukota disebutkan Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk masuk kawasan Kendali Ketat.

Khusus di kawasan kendali ketat, reklame yang memuat produk minuman di Jalan Hayam Wuruk telah melanggar aturan yang berlaku.

"Materi reklame baru diganti pekan lalu. Saya tahu pas hari Sabtu kerja, ternyata isi reklame sudah berubah,” kata Jhonson (45), petugas keamanan di gedung sebelah tiang reklame berdiri.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pelayanan Pajak Jakarta Barat, Umiyati mengatakan, pihaknya hingga saat ini belum menerima surat dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta untuk penerbitan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD).

"Kami akan melakukan pengecekan ke lapangan hari ini. Kalau memang liar, kita akan tertibkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5880 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2378 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2119 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1712 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1630 personNurito